LAPORAN SEDERHANA MENGENAI KARAKTER-KARAKTER YANG DITEMUI
PADA KOLEGA & PELANGGAN
SELAMA DI TEMPAT
PRAKERIN
NAMA : EREDA WIDIANINGSIH
KELAS : XI ADM. PERKANTORAN 1
TEMPAT PRAKERIN : PT PLN (Persero) RAYON PRIMA PAKUAN
BOGOR
1. LATAR
BELAKANG PLN RAYON PRIMA PAKUAN
PLN
atau disebut juga Perusahaan Listrik Negara adalah Perusahaan Negara yang
bergerak di bidang Kelistrikan. PLN didirikan karena atas dasar kebutuhan
manusia terhadap listrik.
PLN
pusat di setiap Kota disebut Area. Area itu sendiri terdiri dari beberapa unit
atau disebut juga “Rayon”. Untuk Area Bogor berpusat di DJBB (Distribusi Jawa
Barat & Banten) yang terdapat di Bandung, Jawa Barat. Area Bogor mempunyai
tujuh Rayon, diantaranya Rayon Bogor Timur, Rayon Bogor Barat, Rayon Bogor
Kota, Rayon Prima Pakuan, Rayon Leuwiliang, Rayon Jasinga, dan Rayon Cipayung.
Saya
bersama dua teman saya dari kelas XI AP 1 berkesempatan untuk melakukan
Prakerin di PLN Rayon Prima Pakuan, yaitu salah satu Rayon yang di naungi Area
Bogor yang bergerak melayani Kelistrikan untuk instansi, Perusahaan, Hotel
dengan daya di atas 20 kVA yang terdapat di Bogor (tidak termasuk Rayon
Leuwiliang, Jasinga, dan Cipayung).
2.
Mengamati Karakter-Karakter Kolega &
Pelanggan yang ditemui di tempat Prakerin
a. Pegawai
I (Kolega)
Ciri-ciri Karakter : ramah, suka berbicara, suka humor, banyak
gerak, mudah menyesuaikan diri, suka bergaul, emosional, bersahabat, peka
perhatiannya.
~> berdasarkan ciri-ciri di atas, dirasa
bahwa Pegawai I ini termasuk ke dalam dua tipe, diantaranya tipe piknis dan
tipe orang yang baik. Kedua tipe tersebut tampak dominan sebagai karakter dari
Pegawai I.
Cara menghadapi : lebih bersahabat
(tentunya masih dalam batas etika), serta mengimbangi kegemaran berbicara dan
humorisnya.
b. Pegawai
II (Kolega)
Ciri-ciri Karakter : ramah, suka berbicara, tenang, suka humor,
mudah menyesuaikan diri, tidak cepat percaya pada orang lain, dapat menguasai
diri, bersahabat, optimis, emosional, menyenangkan, peka perhatiannya, waspada
dan kooperatif, penuh daya khayal, tulus, berdasarkan fakta.
~> berdasarkan ciri-ciri diatas,
dirasa bahwa Pegawai II ini termasuk ke dalam beberapa tipe, diantaranya tipe
piknis, tipe konservatif, tipe orang baik, tipe pemalu, dan tipe lamban tapi
tekun. Namun dari beberapa tipe tersebut, tipe yang paling dominan dimiliki
Pegawai II adalah tipe orang baik.
Cara menghadapi : tidak jauh berbeda
dengan cara menghadapi Pegawai I, dengan lebih bersemangat dalam menanggapi
segala pembicaraan beliau.
c. Pegawai
III (Kolega)
Ciri-ciri Karakter : sombong, sok intelek, tidak cepat percaya
pada orang lain, hati-hati, teliti, pemalu, emosional, pesimistis, ragu-ragu,
ambisius, suka main untung-untungan, perasa, sulit didekati, suka berdebat,
berprasangka, keras kepala, sulit mengakui kesalahan, mempersulit, penuh
pertimbangan, monoton dalam perencanaan.
~> berdasarka ciri-ciri diatas,
dirasa bahwa Pegawai III ini termasuk ke dalam beberapa tipe, diantaranya tipe
leptosome, tipe pesimis, tipe egosentrik, tipe pemalu, tipe serba tahu, dan
tipe lamban tapi tekun. Namun diantara beberapa tipe tersebut, tipe yang paling
dominan dimiliki Pegawai III adalah tipe pesimis.
Cara menghadapi: memuji segala
keberhasilan yang diraih Pegawai III tersebut, serta menghindari interaksi saat
Pegawai III sedang dalam keadaan emosional.
d. Pegawai
IV (Kolega)
Ciri-ciri Karakter : tenang, ramah, bersahabat, dapat dipercaya,
rajin, emosional, peka perhatiannya, cakap dalam berbagai hal, teliti, tulus,
gigih, berdasarkan fakta.
~> berdasarkan ciri-ciri diatas,
dirasa bahwa Pegawai IV ini termasuk ke dalam beberapa tipe, diantaranya, tipe
piknis/atletis, tipe konservatif, tipe orang baik, tipe lamban tapi tekun.
Namun dari beberapa tipe tersebut, tipe yang paling dominan adalah tipe orang
baik.
Cara menghadapi: tidak sulit, hanya
dengan keramahan dan sikap bersahabat serta peduli terhadap apapun yang di
tangani.
e. Pegawai
V (Kolega)
Ciri-ciri Karakter : suka berbicara, berkeinginan untuk
mendapatkan segala-galanya dengan sempurna, suka bergaul, emosional, ragu-ragu,
menunda-nunda, lamban, kurang tajam perhatiannya, ambisius, materialistis,
egois, suka main untung-untungan, licik, tidak dapat dipercaya, penuh daya
khayal, tidak praktis, curiga, berprasangka, berpikiran sempit, keras kepala,
sulit mengakui kesalahan, pendendam, mempersulit, penuh pertimbangan.
~>berdasarkan ciri-ciri diatas,
dirasa bahwa Pegawai V ini termasuk kedalam beberapa tipe, diantaranya, tipe
konservatif, tipe piknis, tipe pesimis, tipe egosentrik, tipe pemalu, tipe
serba tahu, tipe lamban tapi tekun. Namun diantara beberapa tipe tersebut, tipe
yang paling dominan adalah tipe egosentrik dan tipe serba tahu.
Cara menghadapi : diam sebagai pendengar
setia saat Pegawai V ini curiga dan berprasangka terhadap orang lain, serta lebih
di beri semangat dalam melaksanakan tanggungjawabnya di kantor tersebut.
f. Pegawai
VI (Kolega)
Ciri-ciri Karakter : ramah, suka berbicara, hati-hati,
bersahabat, ragu-ragu, menunda-nunda, lamban, kurang tajam perhatiannya, segan,
tulus, penuh pertimbangan.
~> berdasarkan ciri-ciri diatas,
dirasa bahwa Pegawai VI ini termasuk ke dalam beberapa tipe, diantaranya tipe
piknis, tipe orang yang baik, tipe pesimis, tipe pemalu, dan tipe lamban tapi
tekun.
Cara menghadapi : lebih bersahabat, dan
selalu menyemangati dalam hal apapun, membantu dalam melakukan pertimbangan
terhadap sesuatu, membuat keragu-raguannya menjadi ketenangan.
g. Pegawai
VII (Kolega)
Ciri-ciri Karakter : ramah, bersahabat, tenang, dapat di
percaya, teliti, dapat menguasai diri, mudah menyesuaikan diri, optimis, giat,
rajin, emosional, bersemangat, cakap dalam berbagai hal, teliti, tulus,
berdasarkan fakta.
~> berdasarkan ciri-ciri diatas,
dirasa bahwa Pegawai VII termasuk kedalam beberapa tipe, diantaranya tipe piknis,
tipe konaservatif, tipe orang baik, tipe pesimis,tipe lamban tapi tekun.
Cara menghadapi : lebih santun, lebih
ramah, dan giat mengikuti intruksi.
*) Untuk Pelanggan,
kami belum pernah berinteraksi dengan pelanggan secara langsung karena
pelanggan Rayon Prima Pakuan hanya menangani kelistrikan untuk
Perusahaan-perusahaan besar. Namun para pegawai biasanya
berinteraksi/berkomunikasi dengan mendatangi Perusahaan untuk diperiksa gardunya.
Selebihnya, pelanggan pun tidak perlu datang ke kantor, sehingga kami belum
mengetahui ciri-ciri karakter pelanggan.